Gabungan antara Pe-wirausaha , Pengrajin, Seniman, penduduk dan sesepuh Dusun Rejodani yang memiliki visi sama, menghasilkan karya terbaik untuk Daerah Istimewa Yogyakarta, wisatawan domestik maupun mancanegara, untuk mengalami konsep baru yang unik dalam berwisata. Konsep ini berusaha menyuguhkan nilai-nilai budaya, seni, spiritualitas yang dikemas dalam kegiatan Produksi batik, Gallery Batik, Resto Kebun dan outdoor activities. Penggagas awal adalah : Iffah M. Dewi.
Lahir pada tahun 1982, mencintai batik, pada tahun 2002 dengan tekad kuat mulai mempelajari pernik batik. Dengan keinginan yang cukup sederhana yaitu "menciptakan lapangan pekerjaan" dan dibekali pendidikan manajemen, Iffah melatih ibu-ibu dusun Rejodani belajar batik tulis.
Tidak lama kemudian Iffah mendirikan rumah produksi batik tulis di dusun Rejodani dengan nama SOGAN Batik. Sogan adalah nama jenis warna alam, yaitu coklat yang dihasilkan dari 3 jenis kayu, merupakan representasi dari 3 hal yang harus dijaga selalu keseimbangannya, yaitu hubungan manusia dengan Tuhan, sesama manusia dan lingkungan alam.
Dimulai dari produksi syal kemudian semakin berkembang menjadi lebih bervariasi, sehingga hasil karyanya sudah dinikmati oleh masyarakat luas dalam maupun luar negeri.
Media mulai menulis tentang sogan, masyarakat mulai datang kesogan untuk belajar membatik, membeli batik sebagai kenang-kenangan atau sekedar menikmati
kesejukan lingkungannya, maka sogan batik berkembang secara alami menjadi sogan village.